Adakah teman-teman yang berencana untuk liburan ke Vietnam dalam waktu dekat ini? Apa-apa saja yang perlu dipersiapkan?
Nah, berikut 7 pertanyaan yang banyak dicari dan disesuaikan dengan pengalaman saya sehabis jalan-jalan ke Vietnam.
Semoga ini dapat membantu teman-teman dalam mempersiapkan liburan ke Vietnam. Yuk Simak.
Untuk pertanyaan pertama ini Vietnam aman kok untuk solo traveler apalagi wanita dan saya merasakannya secara langsung.
Oh ya, sebelumnya saya sudah mencari informasi apakah Vietnam aman untuk berliburan.
Walaupun saat tiba di sana saya seperti kaum minoritas di mana mereka melihat saya menggunakan jilbab dan terasa asing saat jalan-jalan di Vietnam.
Namun, saya tidak merasakan gangguan karena di Vietnam kami saling menghormati satu sama lain bahkan wisatawan asing dari negara lain yang sama-sama tujuannya ingin liburan ke Vietnam.
Suasana seperti ini bukan pertama kali saya rasakan. Saya sudah mengalaminya pertama kali saat solo traveling ke Labuan Bajo, NTT.
Kala itu, saya mengikuti open trip untuk melihat komodo dan trekking ke Pulau Padar. Di mana peserta yang ikut open trip hanyalah saya yang merupakan wisatawan lokal.
Awalnya saya agak canggung karena selama 2 hari 1 malam, saya harus bersama mereka di kapal untuk menikmati keindahan kepulauan komodo.
Namun, akhirnya saya mendapatkan teman untuk bermotoran sekitaran Labuan Bajo sehabis open trip ini.
Nah, untuk Vietnam saya juga merasakan sensasi seperti ini juga. Ada di mana saya mendapatkan teman-teman dari negara lain sampai diajak makan keliling sekitar Old Quarter Hanoi.
Sebelumnya, saya pernah menyinggung alasan saya memilih liburan ke Vietnam adalah ingin melihat langsung Golden Bridge, aman untuk solo traveling, dan biaya liburan sangat terjangkau.
Ditambah pula, saya mendapatkan keberuntungan yaitu tiket promo pesawat dengan potongan yang sangat besar sehingga bisa menikmati liburan ke Vietnam selama 10 hari.
Saat tiba, saya tidak menyangka yang awalnya hanya ingin menginjakkan kaki ke Golden Bridge. Ternyata banyak destinasi di sana yang sulit saya lupakan sampai saat ini.
Menurut saya berkunjung ke Vietnam seperti paket lengkap, saya bisa menikmati keindahan alamnya, budaya, dan tiap perkotaan memiliki ciri khas tersendiri.
Oh ya, satu lagi. Saya tidak kesulitan untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya karena informasi transportasi sudah digitalisasi.
Bahkan jika saya ingin ke Halong Bay pun bisa mengikuti open trip dan memesan secara online.
Apakah Pergi ke Vietnam Perlu Visa?
Berdasarkan informasi yang berlaku, Warga Negara Indonesia yang ingin liburan ke Vietnam kurang dari 30 hari tidak memerlukan visa. Namun, untuk kunjungan yang lebih lama, visa akan diperlukan.
Seperti saat saya liburan ke Vietnam selama 10 hari dan tidak perlu menyiapkan visa. Yang terpenting selama waktu kunjung kurang dari 30 hari, teman-teman perlu mempersiapkan paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan.
Lain kata misalnya teman-teman memiliki waktu liburan lebih 30 hari dan sudah menyiapkan visa untuk ke Vietnam, saya rekomendasi menggunakan open bus Vietnam.